Berbagi Tips Mengembangkan Usaha Jasa Penerjemah (Seri 2: Kualitas)

Di seri 1 kita sudah membahas mengenai pentingnya dan cara-cara sederhana untuk memperluas networking usaha jasa penerjemah. Kali ini kita akan mencoba menggali aspek lain yakni kualitas hasil terjemahan. KUALITAS ini menurut pengalaman kali sangat sangat sangat penting, ampuh, dan efektif dalam dunia usaha jasa penerjemah. Dapat dibilang bahwa kualitas itu “Speaks Louder Than Words”. Hal ini tepat setidaknya karena dua hal berikut: 1. Jika kualitas terjemahan kita baik dan sesuai dengan harapan klien kita, dengan sendirinya nama kita, nama agensi dapat tersebar ke jaringan kolega klien kita dengan baik pula. Hal ini tidak serta merta dalam waktu dekat agensi terjemahan kita akan mendapatkan referral dari kolega klien kita, tetapi setidaknya nama agensi kita sudah terasosiasikan dengan kualitas kerja dan hasil kerja yang baik, aspek terpenting dalam penjualan jasa atau produk apapun. 2. Repeat order. Klien kita yang sudah merasakan kualitas hasil terjemahan kita akan cenderung memberikan pekerjaan terjemahan mereka kepada kita. Dalam hal ini mempertahankan kualitas adalah sesuatu yang harus dilakukan dan sedapat mungkin ditingkatkan. Namun, kualitas apa sebenarnya yang kita ingin sediakan? Menurut standar siapa? Siapa yang akan mengawasi terjaganya kualitas tersebut? Dan cara apa yang dapat kita lakukan untuk memonitor, mempertahankan, dan meningkatkan kualitas hasil terjemahan yang kita miliki?   Menurut kami kualitas terbaik yang harus kita upayakan dan berikan kepada klien adalah kualitas yang dicari, diinginkan dan disyaratkan oleh klien. Mungkin akan ada teman-teman yang lebih menitikberatkan pada standar sesuai kaidah-kaidah terjemahan dan kami tidak akan berusaha mengatakan yang sebaliknya. Namun dalam kenyataan dunia usaha, kualitas yang diharapkan oleh klien adalah patokan terbaik yang dapat kita miliki. Sebagai contoh, jika seharusnya kita membuat istilah bahasa Inggris dicetak miring atau dibuat dalam kurung, tetapi jika klien kita ingin agar tidak ada satupun kata yang dimiringkan, maka standar itulah yang harus kita jaga. Jika memiliki beberapa penerjemah yang bernaung di bawah agensi teman-teman, pastikan bahwa sudah ada suatu panduan tertulis mengenai standar kualitas terjemahan yang ada. Ingat, hal ini selalu dapat diupdate per proyek terjemahan. Berikut ini adalah beberapa cara sederhana namun ampuh untuk memastikan setiap proyek terjemahan sesuai dengan kualitas yang diharapkan oleh klien:   1. Sebelum proyek terjemahan dimulai, pastikan dengan klien mengenai standar dan format pengetikan, istilah-istilah yang perlu atau tidak perlu diterjemahkan dan semua hal-hal teknis yang menurut teman-teman perlu dikonfirmasi. 2. Buatlah semacam panduan pengerjaan terjemahan untuk proyek tersebut berdasarkan hal-hal yang didapat dari No. 1 dan bagikan panduan ini ke semua penerjemah yang terlibat. 3. Bila perlu, buatlah group chat di aplikasi BBM atau WA sebagai medium komunikasi antara PIC proyek dan semua penerjemah yang terlibat. Group chat ini akan berguna untuk para penerjemah sebagai sarana berkomunikasi, berbagi informasi, dan mencapai kesepakatan bila ada isu-isu penerjemahan.   Jika teman-teman ingin mendapatkan info lebih banyak mengenai pengembangan usaha jasa penerjemahan, tetap pantau website Makna ya.